31 May 2017

Dahsyat,Inilah Karomah Mbah Ma'shum Lasem, kamu harus tahu lho ...

 


Mbah Ma’shum Lasem, Jawa Tengah, adalah ulama besar yang tindakannya sering sulit dicerna nalar awam. Setelah peristiwanya, barulah orang mengerti apa sesungguhnya yang terjadi.

Diperkirakan, Mbah Ma’shum lahir pada tahun 1868. Dia adalah anak bungsu pasangan Ahmad dan Qosimah. Oleh orangtuanya dia kemudian diserahkan kepada Kiai Nawawi, Jepara, untuk mempelajari ilmu agama, karena sejak kecil diatelah ditinggal wafat oleh ibunya. Dari Kiai Nawai dia mendapat pelajaran dasar ilmu alat (nahwu) yang diambil dari kitab Jurumiyyah dan Imrithi.

Pengembaraannya mencari ilmu tidak sebatas di Lasem, melainkan sampai ke Jepara, Kajen (Kiai Abdullah, Kiai Abdul Salam, dan Kiai Siroj), Kudus (Kiai Ma’shum dan Kiai Syarofudin), Sarang Rembang (Kiai Umar Harun), Solo (Kiai Idris), Termas (Kiai Dimyati), Semarang (Kiai Ridhwan), Jombang (Kiai Hasyim Asy’ari), Bangkalan (Kiai Kholil), hingga Makkah (Kiai Mahfudz At-Turmusi), dan kota-kota lain.

Suatu saat, di Semarang, dia tertidur dan bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW. Ketika di Bojonegoro, dia tidak hanya bermimpi, melainkan, antara tertidur dan terjaga, dia bertemu dengan Nabi, yang memberikan ungkapan La khayra ilia fi nasyr al-ilmi, yang artinya “Tidak ada kebaikan (yang lebih utama) daripada menyebarkan ilmu”.

Di rumahnya sendiri, dia bermimpi kembali. Dalam mimpinya, ia bersalaman dengan Nabi Muhammad SAW, yang berpesan, “Mengajarlah, segala kebutuhanmu insya Allah akan dipenuhi semuanya oleh Allah.”

Di kemudian hari, Mbah Ma’shum menjadi ulama besar yang dikenal memiliki banyak karamah. Inilah beberapa kisah karamahnya:

Walisanga Bertamu

Ada satu kisah karamah lain yang menunjukkan ketinggian kedudukan spiritualnya. Hari itu datang sembilan orang tamu ke Lasem. Mereka ingin berjumpa dengan Mbah Ma’shum.

Namun, karena tuan rumah sedang tidur, Ahmad, seorang santrinya, menawarkan apa perlu Mbah Ma’shum dibangunkan. Ternyata mereka menolak.

Lalu mereka semua, yang tadinya sudah duduk melingkar di ruang tamu, berdiri sambil membaca shalawat, kemudian berpamitan.

“Apa perlu Mbah Ma’shum dibangunkan?” tanya Ahmad sekali lagi.

“Tidak usah,” ujar me­reka serempak lalu pergi.

Rupanya saat itu Mbah Ma’shum mendusin dan bertanya kepada Ahmad perihal apa yang baru saja terjadi.

Setelah mendapat penjelasan, Mbah Ma’shum minta kepada Ahmad agar mengejar tamu-tamunya.

Tapi apa lacur, mereka sudah menghilang, padahal mereka diperkirakan baru sekitar 50 meter dari rumah Mbah Ma’shum.

Ketika Ahmad akan melaporkan hal tersebut, Mbah Ma’shum, yang sudah bangun tapi masih dalam posisi tiduran, mengatakan bahwa tamu-tamunya itu adalah Walisanga dan yang berbicara tadi adalah Sunan Ampel.

Setelah mengucapkan kalimat terse­but, Mbah Ma’shum tertidur pulas lagi.

Beras Melimpah

Di depan para cucunya, Mbah Ma’shum memimpin pembacaan istighatsah dan membaca potongan syair Al-Burdah yang artinya, “Wahai makhluk paling mulia (Muhammad), aku tak ada tempat untuk mencari perlindungan kecuali kepadamu, pada kejadian malapetaka nan besar nanti.”

Syair tersebut dibaca 80 kali, dilanjutkan dengan doa sebagai berikut: “Ya Allah, orang-orang yang ada dalam tanggungan kami sangat banyak, tetapi beras yang ada pada kami telah habis. Untuk itu kami mohon rizqi dari-Mu.”

Selain mengamini, Nadhiroh, salah seorang cucunya, berteriak, “Mbah, tambahi satu ton.”

Ditimpali oleh Mbah Ma’shum, “Tidak satu ton, tepi lebih….”

Beberapa hari kemudian, beras seolah mengalir dari tamu-tamu yang datang dari berbagai kota, seperti Pemalang dan Pasuruan, ke tempat Mbah Ma’shum.

Masih soal beras. Pada kali yang lain, setelah mengajar 12 santrinya lalu diikuti dengan membaca Alfiyah, Mbah Ma’shum minta mereka mengamini doanya, karena persediaan beras sudah habis.

“Ya Allah, Gusti, saya minta beras….”

“Amin…,” ke-12 santri itu, yang ditampung dan ditanggung di rumah Mbah Ma’shum, khidmat menyambung doanya.

Jam sebelas siang, datang sebuah becak membawa beberapa karung be­ras. Tanpa pengantar, kecuali alamat ditempel di karung-karung beras itu. Di sana tertera jelas, kotanya adalah Banyuwangi.

Kepada santrinya yang bernama Abrori Akhwan, Mbah Ma’shum minta agar mencatat alamat yang tertera di karung itu.

Suatu saat ketika berkunjung ke Banyuwangi, Mbah Ma’shum bermaksud mampir ke alamat itu. Saat alamat tersebut ditemukan, tempat itu ternyata kebun pisang yang jauh di pedalaman. Ironisnya, masyarakat di sana hampir- hampir tak ada yang kelebihan rizqi. Lalu siapa yang mengirim beras?

“DuaTahun Lagi Saya Menyusul”

“Seandainya Paman wafat pada hari ini, saya akan menyusui dua tahun kemudian,” demikian reaksi Mbah Ma’shum ketika mendengar kabar bahwa pamannya, Kiai Baidhowi, meninggal hari itu, 11 Desember 1970.

Bahkan ucapan itu ditegaskan sekali lagi langsung di telinga almarhum ketika dia menghadiri pemakamannya, “Ya, Paman, dua tahun lagi saya akan menyusui.”

Mbah Ma’shum tutup usia pada 28 Oktober 1972 atau 12 Ramadhan 1332, sepulang dari shalat Jum’at di masjid jami’ Lasem, tak jauh dari rumahnya.

Persis seperti ucapannya, menyusui dua tahun setelah pamandanya wafat.

Mengajar atau Menolong Orang juga “Dzikir”

Kisah lain, sambil memijit badan Mbah Ma’shum, Abrori Akhwan, yang kala itu, awal dekade 1960-an, masih menjadi santri di pesantren Mbah Ma’shum, Al-Hidayat, dalam benaknya terlintas pertanyaan, kenapa Mbah Ma’shum tak pernah menggunakan peci haji atau sorban bila keluar rumah, tidak pernah berdzikir dalam waktu yang lama, dan tidak banyak kitab kuning di rumahnya.

Pikiran itu rupanya terbaca oleh Mbah Ma’shum. Tak lama kemudian, ia berujar, “Seorang kiai tidak harus meng­gunakan peci haji atau sorban. ‘Berdzikir’ kepada Allah bisa dilakukan langsung secara praktek, seperti misalnya kita mengajar atau menolong orang, tidak harus dalam waktu lama dengan bebe­rapa bacaan tertentu. Kitab kuning sebenarnya banyak, tapi dipinjam oleh Ali, anak sulungku.”

Insya Allah akan Kembali

Ketika dalam perjalanan silaturahim ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, Mbah Ma’shum kehilangan kacamata di kereta api yang tengah meluncur, antara Tegal dan Pekalongan. Menyadari hal itu, ia kemudian mengajak para pengikutnya membaca surah Adh-Dhuha. Dan ketika sampai ayat wawajadaka dhaallam fahada, ayat tersebut dibaca delapan kali.

“Dengan membaca surah tersebut, insya Allah barang kita yang hilang akan kembali. Setidaknya Allah akan memberikan ganti yang sesuai,” katanya kemudian.

Ketika rombongan mampir ke rumah Kiai Faturrahman di Kebumen, Mbah Ma’shum melihat sebuah kacamata di lemari kaca tuan rumah, persis miliknya yang hilang. Dengan spontan ia berkata, “Alhamdulillah.”

Kepada Faturrahman, ia bertanya, “Apa ini kacamata saya?”

Dijawab Kiai Faturrahman dengan terbata-bata, “Ya mungkin saja, Mbah….”

Kemudian kacamata itu diambil dan dipakai oleh Mbah Ma’shum.

Kendaraan Soal Belakang

Kali ini soal dokar. Santri yang mengawal Mbah Ma’shum kebingungan. Se­telah maghrib, sudah menjadi kebiasaan, dokar di daerah Batang, Pekalongan, tidak akan ada yang berani keluar ke­cuali kalau dicarter. Namun Mbah Ma’shum berkata, “Shalat dulu, kendaraan soal belakang.”

Ketika itu rombongan Mbah Ma’shum sudah sampai di sebuah mushalla. Maka shalatlah mereka secara berjama’ah. Bahkan dilanjutkan hingga shalat Isya.

Setelah semua selesai, rombongan pun melanjutkan perjalanan. Dan, tanpa diduga, begitu rombongan keluar dari halaman mushalla, lewatlah sebuah do­kar kosong. Mereka pun menaikinya. Subhanallah,…
(Disadur dari Majalah Alkisah No. 26/Tahun VII) (rev)

Ngotot dan Desak Tantang Zakir Naik, Seorang Pastor di Permalukan di Hadapan Puluhan Ribu Orang

 

Pascal 59 th S2 Matematika Pensiunan Dosen Sebuah Universitas, yang berprofesi sebagai Pastor telah dipermalukan atau lebih tepatnya telah mempermalukan dirinya sendiri di hadapan puluhan ribu orang. Pasalnya sang pastor menantang Dr Zakir Naik untuk berdebat publik saat diberi kesempatan bertanya. Dr Zakir Naik memang tak melayani sembarang orang untuk berdebat.

Salah satu syaratnya adalah bahwa sang pendebat harus memiliki kesanggupan untuk mengumpulkan minimal 10 ribu orang agar mereka menyaksikan secara langsung dan dapat menilai secara obyektif argumen yang disajikan dalam perdebatan tersebut. Dr Zakir Naik mengatakan jika sang pastor memang memiliki kualifikasi memadai tentu banyak orang atau jemaatnya yang sanggup menjadi sponsor acara debat publik yang beliau inginkan, namun jika tidak maka hal demikian hanya buang waktu saja, dan acara tersebut hanya akan membuat sang pastor jadi terkenal meskipun argumennya lemah. Sang pastor diberi kesempatan jika memang tidak sanggup memenuhi persyaratan, beliau masih boleh bertanya atau mendebat apa saja tetapi bukan melawan Dr Zakir Naik melainkan akan dijawab oleh murid murid Beliau.

Dalam sesi tanya jawab tersebut berulangkali sang Pastor ditanya kesanggupannya untuk mengumpulkan 10 ribu orang, namun hasilnya nihil. Pun Demikian beberapa pertanyaan penting sang Pastor dijawab tuntas oleh Dr Zakir Naik, bahkan jawabannya sekaligus memukul balik argumen sang Pastor sembari membuktikan betapa keyakinan bahwa Yesus itu Tuhan merupakan keyakinan palsu yang tak pernah sekalipun diajarkan oleh Yesus sendiri. Berikut petikan dialognya.

Baca Juga: Mengapa di Zaman Modern Ini Masih Ada Adzan? Ini Jawaban Dr Zakir Naik yang Brilian dan Disambut Gemuruh Tepuk Tangan

Pastor Pascal mengutip kata kata Simon Petrus yang bersaksi bahwa Yesus adalah anak Allah (Yohanes 6: 67-69). Kemudian sang Pastor mulai menantang , "Aku ingin berdebat denganmu jika kau setuju, tidak hanya satu hari, Aku ingin debat publik selama 7 hari denganmu, aku bisa menjawab semua argumenmu tentang kekristenan". Sang Pastor mengaku memiliki 24 argumen untuk mematahkan pendapat Dr Zakir Naik

Dr Zakir Naik menjelaskan bahwa kutipan tersebut adalah kata kata Petrus, bukan kata Yesus sendiri. Jika Petrus benar pun, kesaksian itu hanya menegaskan bahwa Yesus anak Allah, bukan Allah, bukan Tuhan. Belum lagi hasil studi yang dilakukan para sarjana peneliti Bible yang menafikkan ayat yang dikutip tersebut. Ada dua kemungkinan, Petrus yang salah, atau ada penulis bible di masa awal yang menisbatkan kesaksian palsu itu atas Petrus. Pendek kata tidak benar bahwa Yesus anak Allah. Tidak benar pula kesaksian bahwa Yesus adalah Allah.

Dr Zakir Naik, bahkan menyatakan kesediaannya untuk masuk kristensaat itu juga jika ada seorang yang bisa menunjukkan di dalam bible versi manapun yang menyatakan bahwa Yesus berkata,"Aku adalah Tuhan", atau Yesus berkata,"sembahkan aku"

Kemudian Dr Zakir Naik berkata kepada sang Pastor,

Baca Juga: Heboh! Mahasiswi Ini “Jebak” Dr Zakir Naik Dan Menuduhnya Yahudi. Ini Jawaban Spektakuler Dr Zakir Naik

"Berkenaan dengan 24 argumenmu yang kau miliki, kau ingin berdebat denganku, jika kau ingin berdebat denganku ada beberapa syarat.

Aku mau berdebat dengan siapa saja yang mampu mengumpulkan setidaknya 10 ribu orang. Jika kau bisa memberikan seminar publik yang di dalamnya kau mengumpulkan 10 ribu orang Kristen, maka aku akan berdebat denganmu, siapapun di dunia.

Atau kau bisa berikan materimu kepada doktor kekristenan. Kau tahu Billy Graham? Dia bisa mengumpulkan lebih dari 100 ribu orang. Berikan saja pada orang ini. (Biar dia yang kumpulkan 100 ribu orang lalu dia bawakan materimu untuk mendebatku)

Tapi kalau aku harus bedebat denganmu, memangnya kau siapa? aku bahkan tak mengenalmu. Kenapa aku harus menyia-nyiakan waktuku? Kau ingin berdebat?

OK, Kau bisa berdebat. Datanglah ke Bombay, buat perjanjian, muridku akan berdebat denganmu dan menjawab 24 argumenmu. Kami punya banyak murid dalam barisan yang menunggu

Ada banyak orang yang menantangku, aku selalu katakan "berdebatlah dengan muridku"

Jika ada yang ingin berdebat denganku, karena rahmat Tuhan alhamdulillah aku bisa mengumpulkan 100 ribu orang 200ribu orang, 300 ribu orang dari ceramahku. Setidaknya orang yang ingin berdebat denganku harus punya kemampuan untuk mengumpulkan 10 ribu orang. Jika kau tidak bisa mengumpulkan 10 ribu orang, kau hanya menghabiskan waktuku, dan aku hanya membuatmu terkenal.

Ya, kau bisa berdebat dengan muridku. Banyak muridku menunggu. Ada murid murid dari sekolahku, insyaallah. Kau berumur 69 tahun, tak masalah. Muridku yang masih muda akan berdebat denganmu.

OK? Beritahu aku kalau mau datang, kau bisa datang, sewa aula, kau yang bayar sewanya, oke?

Jika kau hebat orang lain akan mensponsorimu. Jika tidak bisa hadirkan 10 ribu orang kau datang ke sana sewa aula dan panggil muridku untuk berdebat. dan kita akan berdebat. Jika kau mau kau bisa umumkan tanggalnya.
Kapan kau akan datang ke Bombay saudara? Pastor?
Kapan kau akan datang ke Bombay, katakan padaku?


Dengan ragu Pastor menjawab, "Aku tidak perlu mengumpulkan orang, jujur saja"

Dr Zakir langsung menyahut, "Tidak ada orang? kalau begitu kau yang datang ke muridku, tak masalah. Jika ada 10 ribu orang baru kau bisa berdebat denganku. tapi kalau tidak, kau bisa berdebat dengan muridku.

Karena untuk mengumpulkan orang sebanyak itu butuh waktu lama, aku tak tahu berapa lama kau akan hidup"


Baca Juga: Siapa Yang Menciptakan Tuhan? Ini Jawaban Lucu DR. Zakir Naik Yang Membuat 'Ateis' Terkejut

Sang Pastor berusaha memotong, "Pak aku ingin menjawab argumenmu, bukan untuk...."

Dr Zakir kembali menegaskan, "Hal itu akan dijawab muridku. Muridku tersedia untukmu, Pastor"

Pastor Pascal kembali protes, "Tidak,... tidak,.... tidak,...."

Dr Zakir segera menutup sesi tanya sang Pastor untuk memberikan kesempatan pada penanya lain,

"Begini saja, kau datang ke Bombay, kau sangat dipersilakan. Berikan waktu, aku akan menyiapkan muridku untuk mendebatmu. Jika kau tak bisa berdebat dengan muridku dan tak bisa juga mengumpulkan 10 ribu orang jadi kenapa aku harus menghabiskan waktuku? Apa yang bisa kau lakukan adalah bertanya. dan kau sudah bertanya, aku sudah menjawab. Sekarang kau bisa mengantri lagi untuk pertanyaan berikutnya"

(wiseislam)

30 May 2017

Viral... Begini Isi Postingan Doa Habib Rizieq Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka. Nancep Banget!

 

Status pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab naik dari saksi menjadi tersangka, membuatnya semakin dipertanyakan.

Apalagi hingga kini Habib Rizieq, sapaannya, belum juga kembali ke Indonesia.

Namun Habib Rizieq masih terlihat aktif di media sosial, bahkan pada hari Senin (29/5/2017), dirinya ditetapkan menjadi tersangka masih terlihat postingannya di akun Twitternya.



Munajat #Ramadhan," tulis @RizieqSyihabFPI, Senin (29/5/2017).

Begini bunyi tulisan dalam gambar yang dilampirkan di kicauannya.

Munajat Ramadan Habib Muhammad Rizieq Syihab di Depan Ka'bah

Duhai Allah

Beekahillah mereka yang telah berjuang
Membela Agama-Mu
Menolong Nabi-Mu
Menjaga Kitab-Mu
Memelihara Syariat-Mu
Mendukung Ulama-Mu
Melawan Musuh-Mu

Ya Allah
Hancurkanlah mereka yang telah berusaha
Menista Agama-Mu
Menghina Nabi-Mu
Menodai Kitab-Mu
Melecehkan Syariat-Mu
Memfitnah Ulama-Mu
Memberla Musuh-Mu

Sontak postingan tersebut langsung diserbu netizen baik yang pro maupun kontra dengan Habib Rizieq.

Banyak yang berkomentar menyuruh Habib Rizieq pulang.

@detere_re: "Pulang lah rizieq, selesaikan kasus mu yg naik menjadi TERSANGKA. Kata org bijak "lari de suatu maslah bkn lah suatu de penyelesaian."

@billydwiputra: "Pulanglah bang rizieq. Selesaikan kasusnya tahap demi tahap."

@prawirowijaya: "Sudah tersangka, pulang saja hadapi dengan lapang dada."

Ada juga yang mengungkapkan komentarnya bernada nyinyir.

@ali_nahrowi: "hahahahai... Ulama kok buron. Saingan tuh sama edi tansil jadi nye."

@MBZLA: "Selamat. Bibib dpt gelar baru."

@Aderoma9: "Allah maha penyayang dan pengasih bukan maha penghancur... Allah yg mana ya? @RizieqSyihabFPI kembalilah k jln yg benar. Brtanggung jwblah."

@Paat12Pas: "Amar ma'ruf nahi munkar...tp lari dri tanggungjwb=munkar."

Bahkan ada juga netizen yang mengomentari isi doa Habib Rizieq tersebut.

@khanza_ghofur: "Inget risik doa yg baik pasti mendatangkan kebaikan doa yg buruk pasti akan mendatangkan keburukan bagimu..."

@cemara____: "Klo yg sebelah doanya "kasihilah musuhmu" Lebih indah doanya."

Namun di balik komentar negatif, ada juga pendukung Habib Rizieq yang selalu memberikan dukungan, misalnya dengan hastag #KamiTetapBersamaHRS.

@pendi2121: "Ya Allah dibulan yang Agung ini Lindungi Ulama kami dari kedzoliman Allahu Akbar! #KamiTetapBersamaHRS."

@gamban01: "iBLIS SUDAH DITAHAN TAPI ANAK2NYA MASIH BERTEBARAN UNTUK MENFITNAH ULAMA, SEBAGAI UMAT ISLAM #KamiTetapBersamaHRS."

‏ @Aslicila: "Amin ya robbal alamin.. Tabah kan hatimu ya Khabib..doa kami selalu menyertai Khatib dan para Ulama." (TribunWow.com)

28 May 2017

Ibu Ini Tak Terima AKSI BELA ISLAM Dituduh Terkait PILKADA: "Kami Wajib Membela Agama Sampai Titik Darah Penghabisan!"

 

AKSI BELA ISLAM yang bergulir secara nasional sejak 14 Oktober 2016 mengusung tuntutan penegakkan hukum bagi pelaku penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama.

Tak ada agenda lain bagi umat Islam terjun ke jalan-jalan di berbagai pelosok tanah air melakukan aksi selain karena soal membela agama. Tak ada urusan dengan Pilkada manapun.

Seorang ibu-ibu yang merupakan pendukung Aksi Bela Islam bahkan marah atas tuduhan beberapa pihak yang menuding Aksi Bela Islam terkait Pilkada DKI Jakarta.

Ditanya tentang Aksi Bela Islam, ibu-ibu ini bahkan langsung berorasi berapi-api.

"Ini bukan masalah SARA, bukan masalah pilkada, tapi Kitab kami dinistakan, Agama kami dihinakan. Kami wajib membela agama kami sampai titik darah penghabisan. Allahu Akbar! Allahu Akbar!"

Semangat orasi ibu-ibu ini bahkan mengalahkan Habib Rizieq.

Lihat videonya dibawah:

27 May 2017

Seorang Anggota Gangster di Tangkap Anggota FPI & di Masukkan Ke Keranda Mayat, Netizen: Adzanin Sekalian Biar Kapok!

 

Maraknya aksi brutal geng motor yang tak segan membacok melukai, bahkan menewaskan korbannya di berbagai penjuru Jabodetabek membuat warga resah.

Memahami keresahan warga, laskar Front Pembela Islam (FPI) bersama warga berusaha menangkap anggota geng motor tersebut.

Dalam sebuah video yang viral di jejaring sosial nampak laskar FPI dan warga berhasil menangkap salah satu anggota geng motor pasca melakukan aksi kejahatannya.

Jangan bayangkan FPI dan warga akan bertindak anarkis dan membalas perbuatan sadis dan brutal anggota geng motor tersebut dengan tindakan yang sama brutalnya. Laskar FPI tidak menikam, tidak menusuk, tidak menghunus pedang, dan tidak melukai satu senti pun tubuh anggota geng motor tersebut.

Laskar FPI punya cara unik untuk menghukum anggota geng motor yang tertangkap, yaitu dengan memasukkannya ke dalam keranda.

Berikut video yang diunggah oleh @Muslim_Bersatu1.

FPI MASUKKAN GANGSTER DALAM KERANDA’ Salah Satu Anggota Gangster Brutal’ Sering Membacok Warga Umum Di Tangkap FPI dan Di Serahkan Ke Polisi pic.twitter.com/Rx7OYDwNCZ
— Muslim_Bersatu (@Muslim_Bersatu1) May 26, 2017
Netizen pun berkomentar.

Salah Satu Anggota Gangster Brutal’ Sering Membacok Warga Umum Di Tangkap FPI dan Di Serahkan Ke Polisi pic.twitter.com/Rx7OYDwNCZ
— Muslim_Bersatu (@Muslim_Bersatu1) May 26, 2017
Netizen pun berkomentar.


FPI MASUKKAN GANGSTER DALAM KERANDA' Salah Satu Anggota Gangster Brutal' Sering Membacok Warga Umum Di Tangkap FPI dan Di Serahkan Ke Polisi pic.twitter.com/Rx7OYDwNCZ
— Muslim_Bersatu (@Muslim_Bersatu1) 26 Mei 2017


@Muslim_Bersatu1 sekalian min diadzanin juga biar tersentuh hatinya.
— Dwi Yanto S (@DwiiOpe) 26 Mei 2017

@Muslim_Bersatu1 Ha ha.. kapook! Sekalian dikubur deh barang sejam dua jam
— Safwans (@safwansyar) 26 Mei 2017

@Muslim_Bersatu1 @KedahTawakal 1/2 jam dimasukin ke liang lahat biar dia ingat mati,siapa tau dia jera
— baee wee (@baee_wee) 26 Mei 2017

14 May 2017

Para Wanita Bacalah Ini! 5 Jenis Benjolan Payudara yang Bukan Kanker

 

Oleh Monika Nanda
Data medis direview oleh Thu Thruong, PharmD.

Menemukan benjolan di payudara bisa jadi mimpi buruk bagi semua orang khususnya wanita. Tetapi sebelum cepat-cepat mengambil keputusan, Anda harus mengetahui bahwa tidak semua benjolan payudara merupakan tanda Anda mengalami kanker payudara. Beberapa benjolan pada payudara juga bisa berupa tumor jinak yang cenderung tidak berbahaya.

Saat melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan menemukan benjolan, perhatikan beberapa ciri benjolan pada kelainan payudara dibawah ini:

1. Kelainan fibrokistik

Kebanyakan benjolan payudara merupakan fibrosis atau kista yang merupakan perubahan abnormal pada jaringan payudara dan tidak bersifat ganas atau non kanker. Perubahan ini biasa disebut perubahan payudara fibrokistik dan biasanya terdeteksi karena adanya benjolan pada payudara, rasa sakit, atau bahkan bengkak pada payudara. Keadaan dan gejala ini biasanya semakin memburuk seiring dengan dimulainya periode menstruasi wanita.

Benjolan yang terasa di payudara mungkin lebih dari satu dan terkadang dari puting akan keluar sedikit cairan berwarna keruh. Keadaan ini cenderung umum dialami oleh wanita usia produktif dan dapat terjadi di salah satu payudara atau di kedua payudara.

2. Fibrosis

Jaringan ini hampir mirip dengan jaringan luka. Jika diraba, fibrosis pada payudara akan terasa kenyal, padat, dan keras. Kelainan ini tidak akan menyebabkan atau berkembang menjadi kanker payudara. Penelitian terkait meningkatnya risiko kanker payudara pada mereka yang menderita kelainan fibrokistik menghasilkan kesimpulan yang beragam. Ada yang mengatakan bahwa jika memiliki kelainan fibrokistik maka risiko kanker payudara di kemudian hari akan meningkat, namun ada juga yang menyatakan bahwa memiliki kelainan fibrokistik tidak akan meningkatkan risiko kanker payudara.

3. Kista

Kista adalah kantung yang berisi cairan. Adanya kista biasanya baru terdeteksi ketika ukurannya sudah membesar atau disebut (kista makro) di mana ukurannya mencapai 2,5-5 cm. Pada tahap ini Anda sudah dapat merasakan adanya benjolan pada payudara. Kista cenderung membesar dan menjadi lunak ketika mendekati masa menstruasi. Benjolan kista biasanya berbentuk bulat atau lonjong dan mudah digerakkan atau berpindah-pindah ketika disentuh, seperti menyentuh kelereng. Tetapi benjolan kista dan benjolan solid lainnya susah untuk dibedakan.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan data yang akurat apakah benjolan benar-benar kista. Sama seperti fibrosis, kista juga tidak meningkatkan risiko Anda terhadap kanker payudara.

4. Fibroadenoma

Merupakan salah satu jenis tumor jinak yang paling sering dialami wanita. Ciri-cirinya adalah bisa digerakkan atau berpindah-pindah tempat, Jika ditekan, benjolannya akan terasa padat atau solid, berbentuk bulat atau oval, serta kenyal. Biasanya benjolan payudara ini juga tidak menimbulkan rasa sakit ketika ditekan. Fibroadenoma biasa dialami oleh mereka yang berusia 20-30 tahun dan ras Afrika-Amerika cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami fibroadenoma di kemudian hari. Selain itu, benjolan fibroadenoma biasanya juga cenderung memerlukan waktu lama untuk bertambah besar tetapi bukan tidak mungkin ukurannya akan menjadi sangat besar (atau disebut dengan giant fibroadenoma).

Fibroadenoma tidak akan berkembang menjadi kanker, dan sama seperti fibrosis serta kista, penelitian terkait apakah fibroadenoma dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara di kemudian hari masih belum memberikan jawaban pasti.

5. Intraductal papilloma

Merupakan suatu tumor jinak, non kanker, yang terbentuk pada kelenjar susu. Biasanya intraductal papilloma teraba berupa satu benjolan cukup besar yang terletak dekat dengan puting, atau bisa juga berbentuk beberapa benjolan kecil yang terletak jauh dari puting. Ukuran dari benjolan tumor ini berkisar antara 1-2 cm, bisa lebih besar atau bahkan lebih kecil tergantung dari dimana benjolan tersebut tumbuh. Terbentuk dari kelenjar, sel fibrous, dan pembuluh darah, intraductal papilloma lebih sering terjadi pada mereka yang berusia 35 sampai 55 tahun.

Jika intraductal papilloma terdiri hanya dari satu benjolan saja dan berada dekat dengan puting, kondisi ini biasanya tidak diasosiasikan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Tetapi multiple papillomas alias tumor yang lebih dari satu dan tersebar di payudara jauh dari puting, dapat membuat risiko Anda untuk menderita kanker payudara di kemudian hari sedikit meningkat. Ini karena multiple papillomas sering dikaitkan dengan suatu keadaan pre-kanker yang disebut atypical hyperplasia.

Bagaimana mengetahui apakah benjolan payudara saya kanker atau bukan?


Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa biasanya benjolan payudara yang jinak dan tidak berbahaya memiliki beberapa karakteristik berikut:
  • cenderung mudah digerakkan atau bergeser jika disentuh
  • memiliki batas yang jelas
  • berbentuk oval atau bulat (biasanya terasa seperti kelereng)
  • aktivitasnya cenderung mengikuti siklus menstruasi
  • bisa terasa sakit atau tidak sama sekali
  • pertumbuhannya lambat
Untuk diagnosis yang lebih jelas, tentu Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan lanjutan (seperti USG dan mammografi) mungkin dibutuhkan dan akan memberikan hasil yang lebih akurat terkait benjolan di payudara Anda.